Access Security - 01

Oleh: HAER TALIB, Access MVP

ACCESS SECURITY adalah penerapan segi keamanan pada Microsoft Access. Di sini kita akan membahas bagaimana mengamankan program aplikasi yang dibuat dengan Microsoft Access, serta bagaimana mengamankan data dalam databasenya.

Dari pengertian di atas dapat diketahui bahwa ada dua unsur pokok dalam hal pengamanan ini, yaitu unsur program aplikasi, dan unsur database. Perlu diketahui atau diingat bahwa Microsoft Access memang menyediakan kedua unsur itu sekaligus. Kita bisa membuat program aplikasi dengan Microsoft Access, dan kita juga bisa mengelola atau menyimpan data dalam databasenya (Microsoft Access mempunyai engine database sendiri yang disebut Microsoft Jet Database Engine).

Penerapan segi keamanan pada Microsoft Access sangat penting sebagai upaya untuk melindungi program aplikasi yang merupakan hasil karya intelektual serta data dalam database. Penerapan segi keamanan ini menjadi lebih penting lagi karena sifat database Access yang "terbuka" dan dikenal sangat "instan". Tanpa menerapkan langkah-langkah pengamanan, baik program aplikasi maupun data menjadi sangat mudah dibuka dan dilihat oleh orang lain, dimodifikasi, atau bahkan "diambil".

Mengenal Microsoft Access

Tentu Anda telah mengenal Microsoft Access, yaitu sebuah software aplikasi pengelolaan database yang termasuk atau tersedia dalam suite Microsoft Office (selanjutnya kita sebut Access saja).

Pengenalan Access di sini dimaksudkan untuk menunjukkan kembali kepada Anda bagaimana sifat dan kondisi Access dalam kaitannya dengan keamanan.

Seperti Anda ketahui, Access adalah software "instan" yang tersedia dalam Microsoft Office. Dikatakan "instan" karena umumnya aplikasi-aplikasi dalam keluarga Microsoft Office mudah digunakan, mudah dipahami, lalu menjadi "enteng". Jika Anda ingin mengetik atau membuat dokumen, Anda tinggal menggunakan Word. Jika Anda ingin membuat perhitungan-perhitungan (kalkulasi), Anda tinggal menggunakan Excel. Nah, jika Anda ingin mengelola database "sederhana", maka Anda bisa menggunakan Access.

Access memang tergolong dalam software database kelas desktop, yang artinya file databasenya cukup ringan sehingga bisa dipasang pada desktop PC biasa, tidak membutuhkan komputer khusus seperti database server. Namun demikian, tidak sedikit aplikasi database yang merekam data transaksi yang cukup banyak menggunakan Access, dan file-file databasenya disimpan dalam komputer tersendiri yang berfungsi sebagai server. Ukuran database Access bisa mencapai hingga 2 GB per file database.

Dalam hal database, Access menyimpan table-table data dalam file database berekstensi .MDB atau .ACCDB (selanjutnya akan disebut MDB saja). Table data ini bisa diakses dari dalam file database itu sendiri maupun dari luar (dari file database/MDB lain atau oleh aplikasi lain). Database Access juga mendukung pemakaian secara multiuser.

Selain menyimpan table data, file database Access juga bisa menyimpan obyek-obyek database yang lain, yaitu: query, form, report, macro, module, dan relationship. Obyek-obyek database ini berfungsi membentuk program aplikasi. Dalam hal ini, sebuah file database Access bisa mengandung seluruh obyek (table data dan obyek-obyek aplikasi) secara sekaligus, namun bisa juga dipisahkan antara file database yang hanya mengandung table data dan file database yang mengandung obyek-obyek aplikasi. File database yang hanya mengandung table data sering disebut dengan Back End (BE), sedangkan file database yang hanya mengandung obyek-obyek aplikasi sering disebut Front End (FE). Antara BE dan FE dihubungkan dengan linked table (umumnya, namun bisa juga dihubungkan dengan tipe koneksi yang lain seperti ODBC).

Jika diperbandingkan dengan software pengembangan aplikasi database yang lain, FE Access bisa disamakan dengan, misalnya, VB, Delphi, atau PowerBuilder. FE Access yang juga berupa sebuah program aplikasi juga bisa di-compile menjadi "executable" dan bisa dijalankan secara "stand-alone". Tentu saja pengertian executable di sini tidak berarti harus menjadi/membentuk file .EXE yang bisa langsung berjalan tanpa perlu file-file yang lain, namun bisa dijalankan tanpa harus menginstal software Microsoft Access.

Di samping itu semua, tersedia juga cara menggunakan Access hanya sebagai FE saja, sementara BE atau databasenya menggunakan Microsoft SQL Server yang merupakan database server. Cara ini sangat spesial karena hubungan antara Access dengan SQL Server begitu dekat (tight-coupled), dan koneksi databasenya menggunakan native OLE DB. "Cara" ini disebut Access Project.
Mengapa Access Project disebut sangat spesial? Karena di sinilah terjadi "perkawinan" antara Microsoft Access yang sangat mudah dalam pembuatan program aplikasi dan kehandalan SQL Server sebagai database server kelas enterprise!

Sekarang, setelah Anda mengenal Microsoft Access dan sedikit perbandingan dengan software pemrograman aplikasi database yang lain, apakah Anda sudah melihat aspek-aspek yang memerlukan langkah-langkah pengamanan?

Secara sepintas, Anda mungkin akan merasa bahwa semua unsur-unsur yang dijelaskan di atas "biasa" saja dan tidak berbeda jauh dari software pemrograman aplikasi lainnya. Tetapi di sinilah letak perbedaan itu. Pada Access, Anda masih tetap perlu melindungi obyek-obyek database Anda, baik obyek table data maupun obyek-obyek program aplikasi. Pada Access, semuanya "terbuka" kecuali Anda "menutupnya".

(bersambung)

1 komentar:

taufik mawaldi mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.