Mengapa Menggunakan Access

Oleh: Haer Talib

Pertanyaan klasik (karena sudah lama juga ditanyakan): "mengapa menggunakan Microsoft Access?"

Berbagai versi memang pertanyaan tersebut. Ketika saya sedang menghandle sebuah event untuk komunitas Microsoft Access di kantor Microsoft Indonesia, seorang staf di situ menyatakan dengan agak heran ke saya: "saya nggak tahu kalau Microsoft Access masih dipakai..."

Lah... :)

Ketika saya bertemu dengan seorang senior yang pakar database macem-macem (gelar MSC/Microsoft Certified-nya banyak), secara pelan dia berpesan kepada saya: "jangan pakai Access lah..."

Lho, kenapa?



Ada seorang jagoan Access juga terdampak pandangan miring tentang Access, sehingga dia menamakan aplikasinya sebagai: "Microsoft Office Solution" :)

Di kalangan mahasiswa, atau setelah menjadi mantan mahasiswa, jika ditanya tentang Microsoft Access, umumnya tidak mengenal MS Access dengan baik, bahkan tidak pernah menggunakannya. Ada yang menggunakan, tapi... "untuk database aja sih, waktu kita bikin program pakai..."

Ketika dulu saya belum pakai Access, saya memakai Visual Basic dan Visual FoxPro. Ketika harus menggunakan Access (karena pindah kantor dan di kantor baru harus membuat aplikasi pakai Access), saya membutuhkan waktu 3 bulan untuk tune-in. Setelah itu, tidak pernah terpisah lagi. Tentu saya juga mencoba development tools yang lain, seperti Delphi dan PowerBuilder (juga PowerObject waktu belajar Oracle), namun tetap menggunakan Microsoft Access. Kenapa? Saya bilang, "mudah, dan enak..."

Apa yang dilakukan oleh teman-teman yang menggunakan VB, Delphi, dan PowerBuilder, bisa saya lakukan dengan lebih mudah (dan enak) dengan Access. Lalu kenapa saya harus "sulit-sulit"?

Saya melihat, pandangan 'miring' terhadap Access kemungkinan karena dia termasuk 'keluarga' Microsoft Office. Tapi 'emang kenapa' dengan Microsoft Office? Seluruh dunia memakainya, bahkan dengan fitur Pivot di Excel sekarang, semua orang tampak menjadi keren dan canggih.

Banyak juga yang mangatakan "Access kan untuk database kecil". So, apakah anda mengelola database yang BESAR? Aplikasi yang saya buat untuk toko (retail pribadi) bisa bertahan hingga 6 tahun tanpa ganti file database...

"Database Access kan mudah corrupted!"
Harus diakui, file database Access mudah corrupted, walaupun kalau mau jujur, file yang lain pun sebenarnya bisa corrupted juga. Untuk problem ini, solusinya sudah jelas: pisahkan file aplikasi dan file database. File aplikasi tidak mengandung data, dan file itu yang dibuka/dipakai oleh user. File database ditaruh di "server" dan tidak pernah dibuka secara langsung. Kalaupun file aplikasi corrupted, ganti lagi dengan yang masih baik.. kan file aplikasi tidak mengandung data, dan boleh dibuang atau rusak :)
File databasenya "aman" di "server", dan selalu rajin backup. Semua sistem database selalu perlu dibackup. Jadi, sama kan?

Soal lain: kalau pakai Access, kan harus beli Microsoft Access-nya!
Kalau untuk development, ya iya lah... Tools yang lain juga, kan?
Tapi untuk tingkat user yang tidak perlu development, pakai aja Access Runtime version, GRATIS dan LEGAL. Tinggal download di RumahAccess.com

Balik ke soal jumlah data yang dikelola.
Access tidak hanya untuk database, tetapi bisa juga menjadi tool untuk mengelola database lain seperti Microsoft SQL Server, Oracle, MySQL, dan lain-lain. Nah, kalau pakai database server, urusan kemampuan menghandle database besar kan sudah ada engine-nya. Access nya digunakan untuk memudahkan pengelolaan database tersebut, dan bikin aplikasinya untuk mengotomatiskan banyak pekerjaan terhadap database.

Sampai sekarang saya masih membuat aplikasi untuk perusahaan-perusahaan besar asing dengan Microsoft Access dan alhamdulillah no problem. Tidak perlu sembunyi dan mengatakan lain... :P

Kenyataan lain yang saya temukan, bos-bos saya yang bule selalu datang dengan aplikasi Access, maka mereka perlu saya, dan mau membayar dengan rate yang cukup tinggi (karena mereka sendiri terbiasa dengan rate expatriate yang tinggi). Justru karena saya bisa Access maka mereka perlu saya :)

Nah, teman-teman Accesser. Enjoy your tool, Microsoft Access, ngapain susah-susah tho... kalau butuh contoh aplikasi yang dibuat dengan Access, tinggal buka saja RumahAccess.com halaman Download. Kalau mau yang lebih lagi, bukan yang shareware, ya bisa kunjungi saya... atau undang saya... hehehe...

Salam Accesser!

1 komentar:

Mamah Ai mengatakan...

Bravo Pak Haer...
Apa yg diuraikan Pak Haer dalam postingan betul betul merupakan realita yang juga saya kerap temui ketika bertemu dengan "Pakar2" programming lainnya. Mereka cenderung memandang Access seperti yang Pak Haer utarakan (..dan saya yakin mereka belum tentu bisa membuat Ms Access yaa minimal KW2 nya..hehe)
Dan harus saya akui bahwa Ms Access telah turut memberikan nafkah bagi saya dan keluarga saya lebih dari 5 tahun, selain dari orang orang yang datang ke rumah saya untuk belajar privat membuat aplikasi dengan Ms Access, saya juga sudah banyak menerima orderan merancangkan program aplikasi dengan menggunakan Ms Access dan Alhamdulillah..hasilnya klien banyak yang terpuaskan dengan Ms Access dan umumnya klien tidak begitu mempersoalkan saya mau buat pake apa..yang mereka harapkan adalah input data dgn mudah,efisiensi dan tentunya output Laporan yang akurat..mungkin ada satu,dua klien yang membanding2 kan kemampuan Ms Access dengan aplikasi yang mereka miliki ditempat mereka sebelumnya..tetapi saya tetap memiliki prinsip bahwa Ms Access pasti bisa..dan sejauh ini Alhamdulillah yang diminta oleh klien saya selalu bisa dibuat melalui Ms Access....
mengutip dari postingan pak Haer..."Kenapa sulit sulit ?" kalo yang mudah bisa dikerjakan..

hehehe..Keep moving along Mr Haer..Thumb up with all respects..