Mengelola Database MySQL Dengan MS Access

Oleh: Haer Talib (HaerTalib.com)

Kemarin, sempat ada diskusi yang menarik di antara Access Master via WA Group. Topiknya tentang pengelolaan database MySQL. Menurut saya, MS Access masih merupakan tool yang lebih baik dan lebih mudah digunakan dibandingkan tool lain yang tersedia, misalnya Navicat (download di https://www.navicat.com/download/support-download?product=navicat_premium_en_x64.exe).

Berikut ini perbandingan sekilas tampilan Navicat dan MS Access ketika mengakses data yang sama.

Mengelola database MySQL dengan Navicat

Mengelola database MySQL dengan MS Access

Baik Navicat maupun MS Access adalah software yang berbayar, tetapi jika anda sudah pernah menggunakan MS Access, maka anda tentu tahu bahwa dengan software ini kita menjadi SANGAT leluasa dalam mengelola dan mengolah data, termasuk membuat aplikasi!

Data yang saya tampilkan di atas berasal dari server MySQL di Internet (hosting), sementara Navicat dan MS Access berjalan di local computer. Cara koneksinya juga hampir sama.

Berikut ini saya tunjukkan cara membuat koneksi MS Access ke MySQL di Internet.

Persyaratan:

  1. Anda harus mempunyai database dulu di tempat hosting (tentunya). Untuk ini anda harus berlangganan paket hosting yang bisa direct database access (minta ke hosting providernya).
  2. Buat database dan table. Umumnya database bisa dibuat melalui cpanel, sedangkan table dibuat menggunakan tool (biasanya pakai PhpMyAdmin yang gratis disediakan hosting provider).
  3. Install ODBC Connector ke MySQL (bisa download di sini: https://dev.mysql.com/downloads/connector/odbc/).

Cara membuat koneksi di MS Access:

  1. Jalankam MS Access (kalau nggak punya, bisa download di RumahAccess.com page Download).
  2. Buat sebuah Blank Desktop Database.
  3. Klik menu External Data, klik "ODBC Database" (lihat gambar-gambar di bawah).
  4. Pilih opsi "Link to the data source..." agar data selalu "Live" sesuai dengan data di server. Klik "OK".
  5. Muncul kotak dialog "Select Data Source". Saat ini klik tab "Machine Data Source" saja, lalu klik tombol "New..."
  6. Pada kotak dialog "Create New Data Source", klik "Next" lalu pilih driver "MySQL ODBC..."
    Klik "Next".
  7. Klik "Finish".
  8. Pada Data Source Configuration, isi parameter yang diperlukan untuk koneksi, yaitu:
    "Data Source Name" (nama pengenal untuk koneksi yang sedang anda buat, agar bisa dipakai lagi kemudian).
    "TCP/IP Server" (bisa memasukkan alamat IP server/situs anda atau nama domain).
    "User" (username untuk login ke database).
    "Password" (password untuk login ke database).
    "Database" (nama database yang akan diakses).
  9. Klik tombol "Test" untuk menguji apakah parameter yang anda masukkan sudah benar. Jika berhasil melakukan koneksi, klik "OK".
  10. Pada kotak dialog "Select Data Source" tadi telah tercipta sebuah koneksi yang bisa anda gunakan lagi jika perlu. Klik "OK".
  11. Tunggu sesaat sehingga muncul kotak "Link Tables".
  12. Pilih table-table dari database yang ingin anda masukkan ke dalam file Access. Klik opsi "Save Password" agar anda tidak perlu memasukkan password setiap kali ingin mengakses table.
    Klik "OK".
  13. Klik "Save Password" pada pertanyaan konfirmasi yang muncul.
    Save password ini perlu diaktifkan agar kita tidak repot memasukkan password ketika mengakses table, namun ada 'bahaya' nya karena password disimpan dalam file Access yang bisa dibuka oleh orang yang mengerti. Jadi pastikan file Access anda tidak diberikan ke orang yang tidak berhak.
  14. Sekarang anda sudah bisa menggunakan table sebagaimana biasa pada MS Access!


Gambar 1

Gambar 2

Gambar 3

 Membuat Koneksi MySQL dengan MS Access 
Gambar 4

Gambar 5

Enjoy MS Access!

Tidak ada komentar: